Jobdesk Divisi Logistik vs Supply Chain Management – Dalam dunia pengiriman barang, istilah Logistik dan Supply Chain Management (SCM) sering tertukar. Namun, bagi Anda yang menjalankan bisnis distribusi atau hanya sekadar ingin mengirim barang dari Makassar ke Balikpapan misalnya, memahami perbedaan jobdesk kedua divisi ini sangat krusial untuk memastikan barang yang Anda kirim sampai dengan selamat di Balikpapan dan biaya tetap efisien lewat ekspedisi Makassar Balikpapan terpercaya yang menawarkan ongkir murah.
Di Nakulle Logistik, kami bekerja di kedua ranah ini setiap hari. Mari kita bedah apa sebenarnya tugas mereka di lapangan.
Perbedaan Jobdesk Divisi Logistik vs Supply Chain Management: Mana yang Perusahaan Anda Butuhkan?
Jobdesk Tim Logistik Sebagai Sang Eksekutor Lapangan
Tim Logistik adalah “ujung tombak” yang menangani aliran fisik barang. Jobdesk mereka sangat teknis dan berorientasi pada keamanan barang secara langsung.
Berikut ini Tugas Utama Tim Logistik:
- Manajemen Transportasi: Contohnya menentukan apakah barang (seperti spare part atau material proyek) lebih efektif dikirim via darat, laut (Cargo/Roro), atau udara.
- Proteksi & Packing: Bertanggung jawab penuh atas keamanan fisik barang yang mau dikirim. Mereka harus paham betul kapan menggunakan bubble wrap, karton, atau wajib menggunakan packing kayu (crating) untuk barang pecah belah atau jenis barang yang sangat sensitif ketika tertindis dengan barang lainnya pada saat proses pengangkutan.
- Loading & Unloading (Bongkar Muat): Memastikan proses stuffing ke kontainer atau ke mobil truk dilakukan dengan benar agar barang tidak bergeser selama perjalanan.
- Dokumentasi Pengiriman: Mengurus surat jalan yang nanti diberikan ke supir ekspedisi yang akan mengangkut, Bill of Lading, dan dokumen legalitas kendaraan (STNK/KTP) untuk rute antar pulau seperti Makassar Balikpapan.
- Layanan Port to Door: Mengatur penjemputan barang di lokasi pengirim dan memastikan supir mengantar tepat sampai depan pintu penerima ditujuan.
Baca juga: Jasa ekspedisi makassar samarinda
Jobdesk Tim Supply Chain Management (SCM) Sebagai Sang Arsitek Strategi
Tim SCM memiliki cakupan yang lebih luas. Jobdesk mereka bukan hanya tentang memindahkan barang, tapi mengelola seluruh rantai aliran dari hulu ke hilir.
Tugas Utama Tim SCM:
- Demand Planning (Perencanaan): Memprediksi berapa banyak stok yang dibutuhkan di gudang Balikpapan atau di gudang Samarinda bulan depan agar tidak terjadi kekosongan stok barang.
- Vendor Management: Menyeleksi dan bekerja sama dengan mitra pihak ketiga (seperti memilih jasa pengiriman barang Makassar Balikpapan yang terpercaya).
- Optimasi Biaya Total: Mencari cara agar biaya dari mulai bahan baku dibeli hingga barang sampai ke tangan konsumen menjadi seminimal mungkin tanpa mengurangi kualitas. intinya melakukan efisiensi semaksimal mungkin.
- Manajemen Risiko Global: Memikirkan solusi jika terjadi kendala besar, misalnya jika pelabuhan ditutup sementara atau ada kenaikan harga bahan bakar secara tiba-tiba. solusinya seperti apa.
Tabel Perbandingan Jobdesk: Logistik vs SCM
| Aktivitas | Tim Logistik (Praktisi) | Tim Supply Chain (Strategis) |
| Fokus Utama | Keamanan barang & ketepatan waktu. | Kelancaran aliran dana, info, & barang. |
| Penanganan Barang | Melakukan packing, lashing, & pengiriman. | Merencanakan jadwal produksi & stok barang. |
| Ruang Lingkup | Terbatas pada transportasi & pergudangan. | Seluruh proses dari supplier hingga konsumen. |
| Isu yang Ditangani | Barang tercecer, truk mogok, cuaca laut buruk. | Stok menumpuk, biaya produksi bengkak. |
Mengapa Perusahaan Anda (Distributor, Pabrik, & Tambang) Butuh Tim yang Paham Jobdesk Ini
Jika tim internal Anda (terutama di sektor Distributor, Pabrik, atau Tambang) paham pembagian tugas ini, manfaatnya sangat besar:
- Bagi Supplier & Distributor: Jika tim logistik Anda paham jobdesknya maka dia tidak akan membiarkan barang dikirim tanpa asuransi dan packing yang sesuai standar, karena mereka tahu risiko kerusakan selama dalam proses pengiriman adalah tanggung jawab mereka.
- Bagi Pabrik & Tambang: Divisi SCM yang cerdas akan memilih jasa ekspedisi yang memiliki spesialisasi Project Cargo untuk material panjang dan besar, karena kesalahan memilih mitra logistik akan menghentikan seluruh operasional pabrik/tambang mereka (downtime).
Kesamaan Keduanya: Keamanan adalah Harga Mati
Meski jobdesk-nya berbeda, baik Logistik maupun SCM memiliki persamaan mendasar: Keduanya bertujuan memberikan efisiensi perusahaan tempat dia kerja. Di Nakulle Logistik, kami mengintegrasikan kedua pemahaman ini. Kami memastikan strategi supply chain pelanggan kami didukung oleh eksekusi logistik yang tangguh, termasuk penyediaan layanan asuransi dan teknik packing yang memenuhi standar industri.
Baca juga: Jasa pengiriman mesin makassar balikpapan
Secara Singkat adalah Serahkan Eksekusi Logistik Anda pada Ahlinya
Memahami perbedaan jobdesk ini tentu dapat membantu Anda menaruh orang yang tepat di posisi yang tepat. Namun, untuk urusan eksekusi pengiriman barang, kendaraan, hingga material proyek dari Makassar ke Balikpapan, Anda tidak perlu pusing. Nakulle Logistik siap menjadi perpanjangan tangan divisi logistik perusahaan Anda. Kami bukan sekadar penyedia jasa angkut barang, kami adalah mitra terbaik yang paham betul pentingnya proteksi, dokumen, dan ketepatan waktu pengiriman barang.
Ingin konsultasi mengenai prosedur pengiriman atau butuh penawaran tarif pengiriman proyek?
Hubungi tim lapangan kami sekarang!

