4 Penyebab Barang Rusak Saat Pengiriman ke Makassar

4 Penyebab Barang Rusak Saat Pengiriman ke Makassar. Perhatikan contoh packingan kayu yang rekomended

4 Penyebab Barang Rusak Saat Pengiriman ke Makassar Menurut Pengalaman di Lapangan

Banyak orang mengira barang rusak saat pengiriman dari Surabaya ke Makassar itu pasti karena jatuh dari truk atau terbanting saat bongkar muat. Padahal barang rusak saat sampai di Makassar tidak selalu disebabkan karena jatuh saat pengiriman. Ada beberapa faktor lain yang juga cukup sering menyebabkan kerusakan barang selama perjalanan.

Sekarang ini kami di Nakulle Logistik sering menyampaikan sejak awal kepada setiap pengirim agar kiranya lebih memperhatikan proses packing barangnya sebelum mengirim barang ke Makassar supaya kondisi barang yang dikirim tetap aman selama dalam proses pengiriman.

Berikut ini ada beberapa penyebab yang paling sering membuat barang mengalami kerusakan yang harus Anda ketahui sebelum kirim barang.

1. Barang Tidak Dipacking dengan Baik

Ini masih menjadi penyebab yang paling sering kami temui dilapangan. Masih banyak barang yang dikirim hanya menggunakan kardus tipis atau bahkan langsung dikirim tanpa perlindungan tambahan. Padahal selama perjalanan, 1 koli barang terkadang butuh beberapa kali dipindahkan sebelum sampai tujuan.

Mulai dari:

  • dinaikkan ke truk
  • masuk gudang
  • sampai di Makassar dipindahkan lagi ke mobil pick up pada saat bongkar untuk pengantarannya ke lokasi tujuan.

Kalau dari awal packingnya memang kurang kuat, risiko lecet bahkan rusak akibat dari benturan dan tumpukan sesama barang kiriman biasanya jauh lebih besar.

Yang paling sering mengalami masalah seperti ini biasanya jenis barang:

  • barang elektronik
  • sparepart
  • alat rumah tangga
  • barang usaha
  • furniture kecil

Kadang dari luar packing memang masih terlihat rapi. Tetapi setelah dibuka, bagian sudut barang ternyata sudah penyok karena terus bergesekan selama perjalanan.

2. Packing Sudah Ada, Tapi Tidak Sesuai Kebutuhan Barang

Ini juga cukup sering terjadi di lapangan. Barang memang sudah dipacking, tetapi jenis packing yang digunakan sebenarnya belum sesuai dengan karakter barangnya.

Contohnya oven roti. Banyak oven dikirim ke Makassar hanya menggunakan kardus biasa karena dianggap sudah cukup aman. Padahal body oven cukup mudah penyok, terutama di bagian sudut dan pintu depannya.

apalagi kita sudah tau semua kalau pengiriman lintas pulau itu, posisi barang biasanya bercampur dengan cargo lain yang ukurannya lebih besar dan lebih berat. Kalau oven hanya dibungkus kardus tanpa tambahan pelindung, pasti bodynya bisa terus menerima tekanan selama perjalanan.

Pernah juga ada kasus dimana bagian kaca oven retak halus meskipun kardus luarnya masih terlihat bagus. Setelah dicek, ternyata posisi barang terus bergeser karena packingnya terlalu longgar apalagi terkena tumpukan barang lain pada saat diangkut dari Surabaya ke Makassar.

Untuk barang seperti oven, biasanya lebih aman kalau menggunakan:

  • packing kayu
  • foam tambahan
  • pelindung sudut
  • plastik wrapping

Supaya tekanan dari luar tidak langsung mengenai body ovennya.

Hal seperti ini bukan cuma terjadi pada oven, tetapi juga pada:

  • mesin kopi
  • freezer kecil
  • showcase
  • panel listrik
  • barang elektronik usaha lainnya

3. Tidak Diberikan Packing Tambahan Sesuai Risiko Perjalanan

Banyak orang merasa packing kayu saja sudah cukup aman. Padahal untuk beberapa barang, masih dibutuhkan perlindungan tambahan tergantung jalur pengirimannya.

Contohnya TV. TV memang sering dipacking kayu supaya layar lebih aman dari benturan. Tetapi untuk pengiriman laut, ada risiko lain yang sering tidak diperhatikan, yaitu udara lembab dan percikan air yang tidak disengaja selama pengiriman.

Karena itu, TV sebaiknya tidak hanya dipacking kayu saja, tetapi juga dilapisi plastik wrapping sebelum dipacking kayu supaya ketika terkena percikan air atau air hujan saat proses bongkar muat ataupun terkena sedikit air hujan pada saat bongkar muat tidak langsung masuk.

Di lapangan, pernah ada TV yang packing kayunya masih bagus saat dibuka. Tetapi kardus bagian dalam sudah terasa lembab karena sempat kena sedikit tumpahan air hujan.

Awalnya TV masih menyala normal. Tetapi beberapa hari kemudian mulai muncul garis di layar karena bagian dalamnya sudah terkena kelembaban.

Makanya sekarang cukup banyak barang elektronik yang selain dipacking kayu juga kami sarankan ditambahkan:

  • plastik wrapping
  • bubble wrap
  • foam pelindung
  • silica gel

Supaya perlindungannya lebih maksimal selama perjalanan laut.

4. Barang Tertindih Cargo Berat Selama Pengiriman

Ini juga salah satu penyebab yang cukup sering terjadi saat pengiriman campuran. di dalam bak truk maupun digudang , posisi barang biasanya disusun mengikuti ruang yang tersedia. Saat kondisi pengiriman sedang padat, cargo biasanya ditata cukup rapat supaya kapasitas pengangkutan lebih maksimal.

Kalau barang fragile tidak memiliki packing yang benar-benar kuat, tekanan dari cargo lain perlahan bisa membuat body barang penyok atau retak. posisi yang sering terjadi kerusakan biasanya pada:

  • bagian atas kardus mulai melengkung
  • sudut body penyok
  • kaca retak halus
  • kaki barang patah
  • body mesin tertekan

Padahal kalau dipikir barang tersebut sebenarnya tidak jatuh sama sekali.

Kasus seperti ini cukup sering terjadi pada:

  • TV
  • mesin usaha
  • etalase
  • furniture
  • barang elektronik
  • alat rumah tangga lainnya

Karena itu, untuk barang yang mudah rusak biasanya dibutuhkan packing yang lebih kuat supaya tidak langsung menerima tekanan dari barang lain selama proses distribusi.

Baca juga : Panduan lengkap memilih ekspedisi surabaya makassar

Kesimpulan

Barang rusak saat pengiriman ternyata tidak selalu disebabkan karena jatuh atau terbanting. Dalam banyak kasus, kerusakan justru terjadi karena packing yang kurang sesuai, perlindungan barang yang kurang maksimal, atau posisi barang yang terus menerima tekanan selama perjalanan.

itulah sebabnya, sebelum melakukan pengiriman dari Surabaya ke Makassar, penting memastikan jenis packing yang digunakan memang sesuai dengan karakter barang yang dikirim supaya kondisi barang tetap aman sampai tujuan.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

New Order

[variable_1] Dari [variable_2] Menggunakan Jasa [variable_3] [amount] Menit Yang Lalu.